Minuman Berenergi Bisa Membuat Anak-anak Gemuk

Stop Energy Drink

Stop Energy Drink

London (ANTARA News) – Para dokter memperingatkan bahwa anak-anak yang diberi minuman berenergi dapat menimbun berat badan karena mereka tidak cukup aktif untuk membakar kalori tambahan.

Berdasarkan Daily Mail, para dokter mengatakan minuman berenergi yang mengandung antara 10 dan 270 kalori seharusnya tidak pernah diberikan kepada anak-anak. 

Sebaliknya mereka harus diberi air putih untuk melepaskan dahaga mereka, dan minum jus buah dan susu rendah lemak dalam jumlah yang disarankan sehari-hari bersama makanan.

Masalah tersembunyi dengan minuman berenergi adalah kafein, yang bisa mencapai kadar racun hingga 14 kali lebih besar daripada dalam minuman ringan lain. Stimulan itu sudah dikaitkan dengan kejang-kejang, diabetes, gangguan jantung dan gangguan perilaku.

Para dokter memperbarui peringatan mengenai minuman berenergi, dan potensi bahaya dari minuman berenergi, menyusul laporan para pakar dari anggota “American Academy of Pediatrics Committee on Nutrition.

“Bagi kebanyakan anak-anak yang terlibat dalam aktivitas fisik rutin, air putih adalah yang terbaik,” kata Dr Holly Benjamin, penulis laporan dan seorang dokter di COmer Children’s Hospital, bagian dari University of Chicago.

Dia mengatakan kebanyakan tingakt aktivitas anak-anak terlalu rendah untuk membakar kalori yang terdapat dalam minuman yang tidak dibutuhkan anak-anak, dan bisa menyebabkan obesitas dan kerusakan gigi.

“Ada banyak kekeliruan mengenai minuman olah raga dan minuman berenergi dan remaja sering tidak sadar mengenai perbedaannya,” kata Dr Marcie Beth Schneider, yang turut menulis laporan. Dia praktek pengobatan remaja dan anak-anak di Connecticut.

“Beberapa anak minum minuman berenergi yang mengandung kafein dalam jumlah besar, saat tujuan mereka semata-mata untuk menghilangkan dehidrasi setelah olah raga. Ini berarti mereka menelan kafein dalam jumlah besar dan stimulan lain, yang bisa berbahaya.

Dr Schneider mengatakan dalam banyak kasus bisa sulit untuk mengatakan seberapa banyak kafein dalam produk dengan melihat label.

“Beberapa kaleng atau botol minuman berenergi bisa memiliki lebih dari 500mg kafein, yang setara dengan 14 kaleng soda,” kata Schneider.

Di antara merek minuman berenergi yang disorot dalam laporan adalah Red Bull, Monster dan Rockstar. Minuman olah raga temasuk All Sport, Gatorade dan Powerade.

Gatorade
Gatorade Energy Drink

Pada bulan Februari, para dokter Amerika Serikat memperingatkan risiko kesehatan dari minuman berenergi dan mengatakan mereka harus diatur “sebagaimana alkohol dan tembakau.”

“Minuman olah raga dan minuman berenergi dipasarkan untuk anak-anak dan remaja untuk berbagai macam penggunaan yang tidak tepat,” kata laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics itu.

“Kandungan kalori dalam minuman olah raga adalah 10 hingga 70 kalori dalam sekali penyajian, dan kandungan kalori minuman berenergi berkisar dari 10 hingga 270 kalori dalam sekali penyajian. Umumnya, ada sedikit kebutuhan untuk minuman yang mengandung karbohidrat selain asupan sari buah dan susu rendah lemak yang direkomendasikan sehari-hari.

“Konsumsi rutin karbohidrat yang terkandung dalam minuman olah raga oleh anak-anak dan remaja harus dihindari dan dibatasi. ASupan itu bisa mengantar pada konsumsi kalori berlebihan dan meningkatkan risiko obesitas sebagaimana pengikisan gigi.”
(ENY)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s